Cerita
Pengalaman Singkat Disaat Menjabat Dalam Suatu Organisasi
Nama : Casius Ajang Wikarsa
NIM/Kelas : 13-15567-SAgb/Agribisnis B
Institut Pertanian Stiper
(INSTIPER) Yogyakarta
2013
Ini
adalah cerita pengalaman singkat disaat saya menjabat sebagai Ketua OSIS SMK
SPP Kanisius Ambarawa periode 2011/2012.
Dalam
hidup, terkadang kita mengalami ketakutan maupun keraguan untuk melangkah.
Banyak dari masyarakat kita yang jika mengalami kegagalan lantas menyalahkan
Tuhan. Ada yang berkata, “Tuhan tidak adil”, dan lain sebagainya. Saya pun
pernah mengalami hal serupa di saat saya belum sepenuhnya hidup dalam
kesyukuran yang telah Tuhan berikan kepada saya. Tetapi sekarang, saya telah
dididik Tuhan untuk menjadi pribadi yang bisa lebih bersyukur,menjadi anak muda
yang lebih berani bertindak daripada menunda, dan bukan yang sulit memulai
tetapi yang tidak bisa berhenti mencoba.
Pada
bulan Juli 2010, atas keinginan orang tua, saya melanjutkan studi di SMK SPP
Kanisius Ambarawa. Sekolah swasta yang berbasis pertanian ini pada awalnya
membuat saya terpaksa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Sekolah ini
mewajibkan siswanya untuk tinggal di asrama, dan pada waktu itu saya terpilih
sebagai Wakil Ketua Asrama periode 2011/2012. Oleh sebab itu kami dididik untuk
lebih mandiri, karena jauh dari orang tua. Keadaan ini yang membuat saya
prihatin. Sikap mandiri dan prihatin inilah yang muncul dalam diri saya untuk
menghilangkan rasa terpaksa dan mendorong saya untuk lebih bersemangat dalam
menuntut ilmu. Tak terduga, dengan kerja keras dan disertai doa tentunya, saya
berhasil meraih peringkat I pada semester I dan II sekaligus menjabat sebagai
ketua kelas X A pada waktu itu. Dengan prestasi yang cukup membanggakan, saya terpilih
pada seleksi kandidat calon ketua OSIS periode 2011/2012. Saya adalah satu dari
empat kandidat calon ketua OSIS yang terpilih. Saya merasa ini adalah sebuah kesempatan yang
harus saya ambil sebagai pengalaman saya untuk masa-masa yang akan datang.
Kali
ini saya bersaing dengan teman-teman saya yang bisa dibilang memiliki karakter
pribadi yang loyal, dalam arti saingan saya ini tidak boleh diremehkan. Setelah
diadakan pembacaan visi dan misi kemudian pemungutan suara, puji Tuhan saya
berhasil mendapatkan suara terbanyak dari tiga calon kandidat lainnya. Saya
merasa bahagia sekali. Ucapan syukur tak henti-hentinya saya haturkan kepada
Tuhan. Saya merasa Tuhan hadir dalam hidup saya. Ini merupakan salah satu
pengalaman religius yang saya alami, karena Tuhan sungguh berperan dalam kehidupan
saya. Dari sini saya dapat menyimpulkan bahwa, jika kita yakin dan percaya akan
Tuhan maka tidak ada yang mustahil bagi kita.
Pada
awal kepemimpinan, terus terang saya merasa takut dan ragu-ragu karena ini
merupakan pengalaman pertama saya menjadi seorang pemimpin. Saya merasa belum mampu untuk mengemban tugas
ini. Seorang pemimpin tentunya harus memiliki sikap disiplin tinggi, percaya
diri, dan bertanggung jawab.Sedangkan saya sendiri belum sebaik itu. Tetapi
karena ini adalah amanah, saya berhasil melawan rasa keraguan saya. Dengan
berbekalkan keberanian dan keyakinan saya kepada Tuhan, saya menjadi pribadi
yang lebih berani untuk memimpin. Menurut saya, semua orang berada pada posisi
ketakutan yang sama, tetapi tidak untuk seorang pemberani. Pemberani adalah
seorang yang sama takutnya dengan orang lain tetapi dia lebih memilih untuk
bertindak daripada menunda, dan siap menerima resiko yang akan ditanggung. Saya
yakin bahwa ini adalah rencana Tuhan sekaligus kesempatan saya untuk menjadi
pribadi yang lebih bertanggung jawab. Dari situ perlahan rasa percaya diri saya
mulai meningkat dan saya akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik mungkin.
Pada
masa kepemimpinan saya, kami para pengurus OSIS berhasil membuat sekolah kami
menuju ke arah yang lebih baik. Dengan didasari kekompakan dan kerja sama,
hampir semua rencana kerja yang kita musyawarahkan selama satu tahun ke depan
terwujud. Meskipun ada beberapa kekurangan dalam masa kepemimpinan saya, tetapi
hal itu masih bisa dimaklumi. Pro dan kontra sering kami hadapi ketika
menangani suatu masalah. Para Guru memberikan apresiasi kepada kami, OSIS SMK
SPP Kanisius Ambarawa Periode 2011/2012. Para siswa pun cukup puas dengan
kinerja kami selama satu tahun. Dengan pengalaman berorganisasi yang saya
dapatkan, saya menjadi lebih mengetahui tentang bagaimana rasanya memimpin dan
dipimpin serta bagaimana cara kita mewujudkan visi dengan cara menjalankan misi
yang telah kita tentukan.
Saya
dapat menarik kesimpulan dari cerita singkat disaat saya menjabat sebagai Ketua
OSIS yaitu dalam kehidupan, Tuhan tidak akan membuang yang sekiranya baik bagi
kita, kecuali Dia menyiapkan yang lebih baik.
Demikian
cerita singkat disaat saya menjabat sebagai Ketua OSIS, jika ada kata-kata yang
kurang berkenan saya mohon maaf karena masih dalam tahap pembelajaran. Terima
kasih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar