Kamis, 02 Januari 2014

Ketua OSIS SMK-SPP Kanisius Ambarawa Periode 2011-2012



Cerita Pengalaman Singkat Disaat Menjabat Dalam Suatu Organisasi












 












Nama                     : Casius Ajang Wikarsa
NIM/Kelas             : 13-15567-SAgb/Agribisnis B
Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta
2013




Ini adalah cerita pengalaman singkat disaat saya menjabat sebagai Ketua OSIS SMK SPP Kanisius Ambarawa periode 2011/2012.
Dalam hidup, terkadang kita mengalami ketakutan maupun keraguan untuk melangkah. Banyak dari masyarakat kita yang jika mengalami kegagalan lantas menyalahkan Tuhan. Ada yang berkata, “Tuhan tidak adil”, dan lain sebagainya. Saya pun pernah mengalami hal serupa di saat saya belum sepenuhnya hidup dalam kesyukuran yang telah Tuhan berikan kepada saya. Tetapi sekarang, saya telah dididik Tuhan untuk menjadi pribadi yang bisa lebih bersyukur,menjadi anak muda yang lebih berani bertindak daripada menunda, dan bukan yang sulit memulai tetapi yang tidak bisa berhenti mencoba.
Pada bulan Juli 2010, atas keinginan orang tua, saya melanjutkan studi di SMK SPP Kanisius Ambarawa. Sekolah swasta yang berbasis pertanian ini pada awalnya membuat saya terpaksa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Sekolah ini mewajibkan siswanya untuk tinggal di asrama, dan pada waktu itu saya terpilih sebagai Wakil Ketua Asrama periode 2011/2012. Oleh sebab itu kami dididik untuk lebih mandiri, karena jauh dari orang tua. Keadaan ini yang membuat saya prihatin. Sikap mandiri dan prihatin inilah yang muncul dalam diri saya untuk menghilangkan rasa terpaksa dan mendorong saya untuk lebih bersemangat dalam menuntut ilmu. Tak terduga, dengan kerja keras dan disertai doa tentunya, saya berhasil meraih peringkat I pada semester I dan II sekaligus menjabat sebagai ketua kelas X A pada waktu itu. Dengan prestasi yang cukup membanggakan, saya terpilih pada seleksi kandidat calon ketua OSIS periode 2011/2012. Saya adalah satu dari empat kandidat calon ketua OSIS yang terpilih.  Saya merasa ini adalah sebuah kesempatan yang harus saya ambil sebagai pengalaman saya untuk masa-masa yang akan datang.
Kali ini saya bersaing dengan teman-teman saya yang bisa dibilang memiliki karakter pribadi yang loyal, dalam arti saingan saya ini tidak boleh diremehkan. Setelah diadakan pembacaan visi dan misi kemudian pemungutan suara, puji Tuhan saya berhasil mendapatkan suara terbanyak dari tiga calon kandidat lainnya. Saya merasa bahagia sekali. Ucapan syukur tak henti-hentinya saya haturkan kepada Tuhan. Saya merasa Tuhan hadir dalam hidup saya. Ini merupakan salah satu pengalaman religius yang saya alami, karena Tuhan sungguh berperan dalam kehidupan saya. Dari sini saya dapat menyimpulkan bahwa, jika kita yakin dan percaya akan Tuhan maka tidak ada yang mustahil bagi kita.
Pada awal kepemimpinan, terus terang saya merasa takut dan ragu-ragu karena ini merupakan pengalaman pertama saya menjadi seorang pemimpin.  Saya merasa belum mampu untuk mengemban tugas ini. Seorang pemimpin tentunya harus memiliki sikap disiplin tinggi, percaya diri, dan bertanggung jawab.Sedangkan saya sendiri belum sebaik itu. Tetapi karena ini adalah amanah, saya berhasil melawan rasa keraguan saya. Dengan berbekalkan keberanian dan keyakinan saya kepada Tuhan, saya menjadi pribadi yang lebih berani untuk memimpin. Menurut saya, semua orang berada pada posisi ketakutan yang sama, tetapi tidak untuk seorang pemberani. Pemberani adalah seorang yang sama takutnya dengan orang lain tetapi dia lebih memilih untuk bertindak daripada menunda, dan siap menerima resiko yang akan ditanggung. Saya yakin bahwa ini adalah rencana Tuhan sekaligus kesempatan saya untuk menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab. Dari situ perlahan rasa percaya diri saya mulai meningkat dan saya akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik mungkin.
Pada masa kepemimpinan saya, kami para pengurus OSIS berhasil membuat sekolah kami menuju ke arah yang lebih baik. Dengan didasari kekompakan dan kerja sama, hampir semua rencana kerja yang kita musyawarahkan selama satu tahun ke depan terwujud. Meskipun ada beberapa kekurangan dalam masa kepemimpinan saya, tetapi hal itu masih bisa dimaklumi. Pro dan kontra sering kami hadapi ketika menangani suatu masalah. Para Guru memberikan apresiasi kepada kami, OSIS SMK SPP Kanisius Ambarawa Periode 2011/2012. Para siswa pun cukup puas dengan kinerja kami selama satu tahun. Dengan pengalaman berorganisasi yang saya dapatkan, saya menjadi lebih mengetahui tentang bagaimana rasanya memimpin dan dipimpin serta bagaimana cara kita mewujudkan visi dengan cara menjalankan misi yang telah kita tentukan.
Saya dapat menarik kesimpulan dari cerita singkat disaat saya menjabat sebagai Ketua OSIS yaitu dalam kehidupan, Tuhan tidak akan membuang yang sekiranya baik bagi kita, kecuali Dia menyiapkan yang lebih baik.
Demikian cerita singkat disaat saya menjabat sebagai Ketua OSIS, jika ada kata-kata yang kurang berkenan saya mohon maaf karena masih dalam tahap pembelajaran. Terima kasih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar